A. Setyo Wibowo, A. Bagus Laksana, dkk

“Tuhan telah mati” (Gott ist tot). Kalimat Friedrich Nietzsche ini merupakan salah satu ungkapan paling mengguncang dalam sejarah pemikiran modern dan hingga kini tidak pernah berhenti memancing perdebatan. Namun Nietzsche tidak hanya mewariskan kontroversi. Gagasan-gagasannya tentang moralitas, kebebasan, kekuasaan, nihilisme, dan manusia terus mengilhami sekaligus menantang cara kita memahami diri, masyarakat, dan dunia.
Buku ini menghimpun lima belas artikel dan satu kumpulan puisi yang pernah terbit di majalah Basis. Melalui beragam perspektif, para penulis mengajak pembaca menelusuri kekayaan pemikiran Nietzsche, mulai dari kritik atas agama dan humanisme, konsep nihilisme, kehendak untuk berkuasa (will to power), dan manusia unggul (Übermensch), hingga relevansinya bagi demokrasi, pluralisme, kebudayaan, serta berbagai persoalan manusia kontemporer. Alih-alih menawarkan jawaban yang tunggal, antologi ini membuka ruang dialog yang menunjukkan bahwa pemikiran Nietzsche tetap hidup karena terus diperdebatkan, ditafsirkan, dan dipertanyakan hingga hari ini.